Cari Blog Ini

Rabu, 21 Maret 2012

0 Beat Down - Blood `n Tears Album





Tracklist:

01. Blood `n Tears
02. In God We Trust
03. We Won`t Deny
04. The Bomb
05. About That Time
06. World Chaos
07. Falling Down
08. The Truth
09. Tribute To Oi
10. A Big Digrace
11. Live It Or Leave It
12. Intro
13. Crew & Scene
14. Beat Down
15. No Fun
16. Leave Me Alone
17. Join The Fight
18. Rebirth
19. Thats Going On
20. Hardcore - One Life
21. Ready To Fight

SHARE TWEET

0 25 ta Life - Forever True Represent Album





Tracklist:

01. Forever True Represent
02. Always Remember/Never Forget A.C.A.B.
03. Survivin You Always
04. True Spirit/S.I.B. For Lyfe
05. Believe In Me
06. Abort
07. I'm Your Enemy/Fuck You
08. Fight Dirty
09. Wise To Da Game
10. Shortfuse
11. Where It Begins
12. Make It Work
13. Hardcore Rules
14. Let The Past Be The Past
15. Bullet For Every Enemy
16. Inside Knowledge
17. We Got The Spirit/Hardcore Pride
18. As One

SHARE TWEET

Selasa, 20 Maret 2012

2 Kena Serangan Tomcat, Ini Pengobatannya





Serangga Tomcat atau kumbang Paederus menyerang warga Surabaya. Racun kumbang yang disebut paederin menyebabkan kulit seperti mengalami luka bakar dan mengeluarkan cairan dan gatal.

Siapa pun bisa terkena serangan si Tomcat. Serangga yang memiliki habitat di persawahan, hutan atau taman kota ini biasanya menyerang jika terancam. Jika sampai terserang, bagaimana harus mengatasinya?

Pakar serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), hari Sutrisno, mengatakan, "Jika kena serangga ini, maka kita harus cuci dengan air sabun agar menetralisir racun."

Pengobatan tambahan bisa dilakukan. Pilihannya adalah dengan memakai salep Hydrocortisone 1 persen, salep Betametasone dan antibiotik Neomycin Sulfat 3 kali sehari, atau dengan salep Acyclovir 5 persen.

"Yang lebih berbahaya adalah jika sampai terjadi infeksi sekunder. Jadi jangan sampai terjadi luka karena kuman akan masuk," ungkap Hari.

Karena hal tersebut, Hari mengimbau pada korban untuk tidak menggaruk bagian yang memerah walaupun terasa gatal.

Lalu, bagaimana cara mencegah terkena serangan si Tomcat?

Ada indikasi bahwa kumbang Paederus juga aktif di malam hari dan tertarik dengan cahaya lampu. Serangan bisa dihindari dengan mencegah serangga ini masuk ke dalam rumah.

"Saat sudah gelap atau malam, sebelum menyalakan lampu, tutup semua jendela sehingga serangga tidak masuk," jelas Hari saat dihubungi Kompas.com, Senin (19/3/2012).

Kumbang Paederus sebenarnya adalah kumbang yang menguntungkan bagi pertanian. Jenis kumbang ini adalah predator alami bagi hama seperti wereng.

Karena menguntungkan, sejauh ini belum dikembangkan cara untuk membasmi serangga jenis ini. Belum diketahui pula apakah serangga ini tak suka dengan bau sehingga bisa ditangkal dengan repellent.
SHARE TWEET

0 Ada 12 Jenis Serangga Tomcat





Serangga yang disebut serangga tomcat menyerang warga apartemen di Surabaya. Serangga ini juga dilaporkan menyerang kawasan Kenjeran dan Wonorejo.

Pakar serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Hari Sutrisno, mengatakan, "Serangga Tomcat sebenarnya adalah serangga genus Paederus."

Serangga tersebut adalah kumbang memiliki ukuran relatif kecil, sekitar 1 cm sehingga kadang tidak dikenali. Keunikan serangga ini adalah bagian sayap yang tak menutupi seluruh abdomen.

"Ada 12 jenis serangga jenis ini. Namun yang paling banyak di sini adalah Paederus fasciatus. Jadi kemungkinan yang di Surabaya adalah jenis ini," jelas Hari.

Hari mengatakan, serangga ini memiliki habitat di persawahan, hutan maupun taman kota. Biasanya, serangga ini memakan telur serangga lain pemakan daun.

Sebutan serangga ini sedikit kurang tepat sebab sebenarnya tomcat adalah nama pestisida. Di beberapa daerah, serangga ini sering disebut semut kanai atau semut kayap.

Hari saat dihubungi Senin (19/3/2012) mengungkapkan bahwa serangga Paederus biasanya menyerang untuk mempertahankan diri. Serangga ini bisa menyerang apapun yang dianggap menggangggu.

Namun demikian, Hari mengatakan, "Serangan pada manusia sebenarnya bukan tujuan. Hanya mungkin ada aktivitas manusia yang mengganggu serangga ini."

Aktivitas yang mengganggu antara lain saat serangga akan masuk ke rumah dan terhalang tirai, manusia membuka tirai tersebut sehingga kumbang ini terbang dan menyerang.

Ciri khas Paederus adalah kemampuan memproduksi toksin yang disebut paederin. Saat menyerang, serangga akan mengeluarkan toksin ini, persis seperti ular yang mengeluarkan bisa.

Toksin tersebut yang dikatakan bisa berdampak buruk bagi manusia. Akibat jika terserang serangga ini adalah dermatitis, dimana kulit melepuh seperti mengalami luka bakar dan mengeluarkan cairan.

"Jika kena serangga ini, maka kita harus cuci dengan air sabun agar menetralisir racun. Lalu bisa juga memakai Kalium permanganat atau salep untuk mengobati," terang Hari.

Dikatakan bahwa racun serangga ini konsentrasinya 12 kali lebih besar dari bisa kobra. Namun demikian, Hari mengatakan bahwa racun serangga ini tak mematikan.

Menurut Hari, kumbang Paederus sebenarnya serangga yang menguntungkan bagi petani karena mampu membasmi wereng. Karenanya, serangga ini cukup dicegah kehadirannya, tak perlu dibasmi dengan pestisida kimia.

Hari menghimbau masyarakat agar tidak panik. Serangan serangga ini sebenarnya sudah biasa dialami. hany perlu langkah tepat saat terkena serangannya.
SHARE TWEET

0 Serangga Beracun Tomcat Masih Mencemaskan Surabaya

 



Warga di beberapa lokasi di Surabaya bagian barat beberapa hari terakhir dicemaskan oleh serangan tomcat, serangga yang mengeluarkan cairan beracun.

Cairan yang dikeluarkan serangga ini menyebabkan rasa gatal yang luar biasa dan dapat membuat kulit melepuh.

Serangga yang biasa keluar saat matahari mulai tenggelam itu, kata Kepala Bidang Pertanian dan Kehutanan Dinas Pertanian Surabaya, Alexandre, berkerumun di tempat yang terang seperti pada lampu.

"Jika bersentuhan dengan benda lain atau bagian tubuh manusia, Tomcat otomatis akan mengeluarkan cairan beracun," katanya, Senin (19/3/2012).

Menurutnya, serangga yang biasa disebut semut semai, semut kayap atau Charlie itu merupakan predator tanaman padi atau musuh alami dari wereng dan kepik.

Jika tanaman padi atau yang sejenis menghilang, serangga itu memilih berkerumun di tempat yang terang dan hangat.

Hari ini kata Alex, pihaknya menerjunkan dua tim untuk melakukan penyemprotan di titik-titik tertentu khususnya yang berdekatan dengan pemukiman warga.

"Penyemprotan menggunakan bahan alami seperti campuran sari Biji pohon Mahoni, Laos, dan Serai agar tidak berbahaya bagi manusia," jelasnya.

Tiga hari sebelumnya, gerombolan Tomcat juga dilaporkan menyerang apartemen elit di Jalan Kejawan Putih Surabaya.

Beberapa penghuni yang terkena serangan Tomcat mengaku kulit mereka melepuh, panas, gatal-gatal dan meninggalkan noda hitam.
SHARE TWEET

0 Serangga Tomcat Terbang dengan Cara Aneh

 

Ada fakta unik seputar serangga Tomcat, kumbang genus Paederus yang baru-baru ini menyerang warga Surabaya, mengakibatkan warge mengalami dermatitis.

Pakar serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Haris Sutrsino, mengatakan, "Serangga ini sebenarnya terbang dengan cara yang unik. Terbangnya vertikal."

Tak seperti serangga umumnya yang terbang dalam posisi tubuh horisontal, serangga ini terbang dengan tubuh tegak. Alhasil, kepala serangga ini pun menghadap ke atas saat terbang.

Menurut Hari, cara terbang serangga yang termasuk dalam ordo Coleoptera ini bisa jadi merupakan akibat dari karakteristik sayap yang dimiliki.

"Biasanya sayap serangga menutupi seluruh bagian tubuh. Tapi sayap serangga ini tidak. Mungkin karena sayap tersebut cara terbang serangga ini berbeda," papar Hari.

Hari mengatakan, kumbang Paederus sebenarnya merupakan serangga yang menguntungkan bagi petani. Paederus adalah predator bagi hama seperti wereng.

Jika serangga ini sampai menyerang manusia, seperti yang terjadi di Surabaya, maka sebenarnya serangga hanya bermaksud melindungi diri. Kemungkinan ada aktivitas manusia yang mengganggu.

Di kawasan perkotaan, serangga jenis ini bisa hidup di kawasan taman kota. Biasnya, serangga ini memakan telur serangga pemakan daun yang terdapat di habitatnya.

Pada masyarakat yang terkena serangan serangga ini, Hari mengimbau agar tak panik. Cukup mencuci dengan air sabun dan melakukan pengobatan, misalnya dengan salep Acyclovir 5 persen.

Selain itu, warga bisa mencegah kehadiran si Tomcat dengan menutup jendela saat hari mulai gelap sebelum mematikan lampu.
SHARE TWEET

0 Kenapa Diberi Nama Tomcat?





Serangga tomcat belakangan menghebohkan masyarakat karena menyerang warga Surabaya. Korban serangan tomcat mengalami dermatitis, kulitnya seperti melepuh, mengeluarkan cairan, dan merasa gatal.

Di balik persoalan mencegah serangan, mengobati luka yang ditimbulkan, maupun apa penyebab munculnya serangga ini, ada hal lain yang cukup menarik, yakni soal nama. Mengapa diberi nama tomcat?

Guru Besar Ilmu Serangga dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Aunu Rauf, mengungkapkan bahwa serangga tomcat adalah serangga yang tak asing bagi masyarakat Indonesia.

Di beberapa wilayah Indonesia, serangga tomcat sering kali disebut semut kanai atau semut kayap. Menurut Aunu, kumbang ini sejatinya merupakan spesies kumbang Paederus fuscipes.

"Masyarakat menyebutnya tomcat, mungkin karena bentuknya sepintas seperti pesawat tempur Tomcat F-14," ungkap Aunu lewat e-mail kepada Kompas.com, Selasa (20/3/2012).

Nama tomcat sendiri sebenarnya di luar negeri merupakan merek produk pengontrol populasi hewan pengerat dan produk lem semut. Tomcat juga merupakan produk pestisida.

Kumbang tomcat dalam bahasa Inggris juga sering disebut rove beetle. Jenis kumbang ini mencakup famili Staphylinidae, terdiri dari ribuan genus dan kurang lebih 46.000 spesies.

Spesies Paederus fiscipes adalah salah satu jenis kumbang yang masuk dalam genus Paederus. Totalnya, ada sekitar 12 spesies yang masuk genus tersebut.

Ciri-ciri serangga ini adalah memiliki kepala warna hitam, dada dan perut berwarna oranye, dan sayap kebiruan. Warna mencolok berfungsi sebagai peringatan bagi predatornya, bahwa serangga ini punya racun. Ukurannya sekitar 7-10 mm.

Tomcat biasa hidup di persawahan. Pada siang hari, serangga ini biasa terbang di tanaman padi untuk mencari mangsa berupa wereng dan hama padi lainnya.

"Jadi, sebetulnya kumbang tomcat ini atau Paederus fuscipes adalah serangga yang bermanfaat bagi petani karena membantu mengendalikan hama-hama padi," jelas Aunu.

Pada malam hari, serangga ini cenderung tertarik pada cahaya lampu. Hal inilah yang menurut Aunu memicu masuknya tomcat ke rumah atau apartemen warga di Surabaya.

Adapun dermatitis yang dialami warga diakibatkan oleh racun paederin yang diproduksi serangga dengan bantuan bakteri. Racun akan keluar saat serangga dalam bahaya atau dipencet.

Terkait dengan pencegahan serangan-serangga ini, Aunu mengimbau masyarakat untuk menutup jendela atau pintu rapat saat malam sebelum menyalakan lampu. Ventilasi jendela bisa ditutup dengan kain kasa untuk memperkecil kemungkinan tomcat masuk.

Warga juga diimbau tidak memencet jika serangga hinggap di bagian tubuh, cukup menghalau dengan kertas atau tiupan. Bila sampai terkena racun, maka langkah pertama adalah membasuh kulit dengan sabun beberapa kali.
SHARE TWEET

0 I Object - Teaching Revenge Album




Tracklist:

01. Intro / Like A Billboard
02. Feeding Off Ourselves
03. Intra Muros
04. Don't Bother
05. Heard the Herd
06. The Chosen Profession
07. Leaving Now
08. Lay It Out
09. End of the Line
10. Ever Impressor
11. Picking and Picking
12. The Reals
13. Sick

SHARE TWEET

0 Ambitions - Question Album





Tracklist:

01. Uphill Battle
02. Neon Lights
03. In Between
04. Question
05. About Face
06. Still Dreaming
07. Playing Dead

SHARE TWEET

0 Battle! - In Remission Album




Tracklist:

01. In Remission
02. Egon
03. True Story
04. Breathe. Think. Learn.
05. Doomsday
06. Chi-Kank
07. Sleeping Dogs Lie
08. Sand Box
09. I Love Lamp
10. Reflections
11. Lost
12. Dead Air
13. Un-Bearable
14. Defective
15. University
16. Strongwater
17. Wistful Thinking
18. No Holds Barred

SHARE TWEET